
Wakil Walikota Pekanbaru, H Markarius Anwar mengajak masyarakat, maupun seluruh perusahaan swasta untuk ikut terlibat dan lebih peduli terhadap hak anak. Foto: Istimewa
Detil.co,Pekanbaru - Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H Markarius Anwar mengajak masyarakat, maupun seluruh perusahaan swasta untuk ikut terlibat dan lebih peduli terhadap hak anak.
Ini disampaikan Wawako Pekanbaru, H Markarius Anwar dalam sambutannya saat menghadiri acara perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2025 di Mal Pekanbaru, Sabtu (23/8/2020) pagi.
"Kita mengapresiasi kegiatan dalam menyambut Hari Anak Nasional Indonesia ini," ujar Wawako Markarius Anwar.
"Mudah-mudahan ini bahagian dari pada perhatian kita untuk anak-anak kita, dan bahagian dari impian kita untuk menggugah masyarakat, perusahaan swasta, untuk ikut terlibat didalam kepedulian terhadap anak-anak kita, perlindungan anak dan kumpulan hak anak. Itu yang paling penting sekali," ucapnya.
Acara perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2025 di Mal Pekanbaru dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Pekanbaru Periode 2025-2030.
Dalam kesempatan itu, Wawako Markarius tampak menyapa dan menyempatkan diri bermain dengan anak-anak yang hadir pada perayaan anak di mal Pekanbaru.
Sebelumnya, di hari yang sama, Wakil Walikota, Markarius Anwar bersama Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, juga menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan di Jalan Gajah Mada, Sabtu (23/8/2025) pagi.
Peringatan Hari Anak Nasional yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu pagi, dipadati ribuan anak taman kanak-kanak (TK).
“Hari ini luar biasa, hampir 2.000 anak TK berkumpul di Jalan Gajah Mada. Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya menumbuhkan keceriaan, tetapi juga semangat kebangsaan sejak dini,” ucap Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Rangkaian kegiatan yang digelar mencakup pawai, karnaval sepeda hias, hingga senam bersama. Diharapkan, momentum ini dapat berlangsung lancar serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak.
“Mudah-mudahan anak-anak semakin sehat, ceria, dan penuh semangat dalam Hari Anak Nasional dan peringatan Kemerdekaan ke-80,” ucap Agung
Pemko Pekanbaru berkomitmen dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun. Saat ini masih terdapat sekitar 1.400 anak di Pekanbaru yang putus sekolah.
“Kami sudah membuat gerakan berburu atau sweeping anak putus sekolah. Harapannya, Pekanbaru bisa mencapai target zero putus sekolah, bahkan sejak tingkat TK tahun ini,” tutur Agung.***