2025 Kasus HIV-AIDS di Pekanbaru Capai 320 Kasus

Jumat, 29 Agustus 2025

Sekretaris Diskes Pekanbaru Fira Septiyanti, saat menyampaikan laporan dalam rakor yang dipimpin Walikota Agung Nugroho, Rabu (27/8/2025). Foto: Istimewa

Detil.co,Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat dari Januari hingga Juni 2025, kasus HIV-AIDS di Kota Pekanbaru mencapai 320 kasus.

Dengan rincian dari 320 kasus, 264 orang penderita HIV dan 56 orang AIDS.

Informasi ini disampaikan Sekretaris Diskes Pekanbaru, Fira Septiyanti saat rapat koordinasi di aula Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (27/8/2025). Rapat ketika itu dipimpin langsung Walikota Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Ia menyampaikan, dari 320 kasus HIV/AIDS yang tercatat, sebanyak 6 penderita di antaranya meninggal dunia.

Dijelaskannya bahwa sebagian besar dari penderita HIV/AIDS merupakan laki-laki dengan usia produktif 25 sampai 49 tahun.

"Untuk pekerjaan terbanyak (penderita HIV/AIDS) swasta dan wiraswasta," paparnya.

Disampaikannya juga jika sebagian besar dari penderita HIV/AIDS tidak serius menjalani perawatan. Hal itu dibuktikan sekitar 50 persen penderita tidak melakukan pengambilan obat.

"Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) besar kita," tutupnya.

Menyikapi itu, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meminta Dinas Kesehatan agar berkolaborasi dengan para camat dan lurah untuk menangani kasus HIV/AIDS.

Menurutnya, kolaborasi diperlukan lantaran banyak di antara penderita HIV/AIDS yang tidak melakukan pengambilan obat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah ditentukan.

"Kondisi hari ini dilaporkan Dinas Kesehatan bahwa dari 100 persen yang terdata terjangkit, yang mengambil obat hanya 50 persen saja. Artinya, ini akan menjadi seperti gunung es yang sewaktu-waktu akan bisa meledak," tegas Agung.

"Makanya perlu adanya koordinasi dan juga kolaborasi antara camat dan lurah bersama OPD terkait," ulasnya.(DL/*)