
Objek wisata Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Foto: Dok/ Detil.co
Detil.co,Pekanbaru - Jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman), maupun wisatawan nusantara (wisnus) ke Kota Pekanbaru pada tahun ini alami peningkatan. Terhitung Januari hingga September tahun 2025 mencapai 1.142.474 jiwa. Dengan rincian wisnus sebanyak 1.142.306 jiwa, dan wisman 168 jiwa.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, ada 30 destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan. Dengan jumlah kunjungan berbeda di masing-masing objek tempat wisata.
Objek wisata yang dikunjungi seperti, Agrowisata Rumbai, Asia Farm Pekanbaru, Agrowisata Tenayan Raya, Danau Buatan, Danau Wisata Bandar Khayangan, Hutan Kota Pekanbaru, Kampoeng Rabbit, Kampung Wisata Bandar Senapelan (Kampung Bandar), Kawasan MTQ Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai) - Anjungan Idrus Tintin, Makam Marhum Pekan, Masjid Agung An-Nur.

Masjid Raya Arrahman, Masjid Raya Pekanbaru (Senapelan), Monumen Lokomotif (Tugu Pahlawan Kerja), Museum Sang Nila Utama (Museum Daerah Riau Sang Nila Utama), Pasar Bawah Pekanbaru, D'Keboen Park, Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar dan Integritas, Rumah Jamur Nando, Rumah Singgah Tuan Kadi, Taman Bunga Impian Okura, Taman Kota Pekanbaru, Taman Wisata Alam Mayang, D'Pidau Park, Tugu Titik Nol, Wisata Agro Pelangi (Taman Agrowisata Pelangi), Mini Grand Canyon, Asia Heritage.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini karena berbagai kegiatan, serta perawatan cagar budaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru.
Ini disampaikan Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, usai melaksanakan kunjungan ke cagar budaya Rumah Melayu 1928 di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan, Kamis (4/9/2025).
"Alhamdulillah, kunjungan ke Kota Pekanbaru, ke cagar budaya yang ada di kota Pekanbaru setiap harinya mengalami peningkatan, baik itu wisatawan mancanegara, maupun wisatawan nusantara. Kunjungan dari berbagai mancanegara yang datang. Kami lihat kunjungannya itu setiap hari ada, ini luar biasa," ungkap Akmal Khairi kepada Detil.co.
Agar jumlah kunjungan terus meningkat, yang nantinya juga berdampak baik pada pendapatan daerah, Disbudpar akan melakukan perawatan cagar budaya.
"Tentunya kita akan memperbaiki atau merawat cagar budaya itu dengan baik. Mana yang perlu direnovasi, kedepannya mungkin akan direnovasi. Begitu juga dengan sarana prasarana yang kurang (akan dilengkapi)," kata Akmal Khairi.
Tahun depan, dikatakan Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, direncanakan akan digelar kegiatan Melayu se Dunia Serumpun.
"Untuk iven, kita memang rencanakan di tahun 2026, Melayu se Dunia Serumpun, yang diminta langsung oleh pak wali. Untuk iven-iven besar. Dan sedikit informasi, untuk di Rumah Singgah Tuan Kadi, nantinya ada salah satu organisasi akan mengadakan acara disana. Alhamdlillah tempat kita itu saat ini sudah bagus, bersih dan rapi. Dan insyaallah Senin depan itu ada dari pusat akan datang ke Rumah Singgah Tuan Kadi dan Ke Rumah Melayu 1928 yang ada di depan Kimteng," tutupnya.(DL/02)