
Antisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), khususnya di sekitar area pendidikan atau sekolah, Dinas Perhubungan (Dishub) menerjunkan sejumlah personel.
Detil.co,Pekanbaru - Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), khususnya di sekitar area pendidikan atau sekolah, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menerjunkan sejumlah personel.
Tidak hanya menempatkan petugas dibeberapa sekolah seperti SD, SMP maupun SMA, Dishub Kota Pekanbaru juga memasang marka atau rambu-rambu untuk mengendalikan arus lalu lintas kendaraan, guna mencegah kecelakaan, dan menjamin keselamatan peserta didik saat menyeberang disekitar sekolah.
"Ada beberapa sekolah ditepi jalan yang memang kita tempatkan personel (untuk mencegah kecelakaan dan kemacetan). Contohnya di Harapan Raya (Jalan H Imam Munandar), ada SD dan ada SMP ya, personel kita ada disitu," terang Kadishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepada Detil.co, Jum'at (15/5/2026).
Tidak hanya di Jalan Jalan H Imam Munandar, disampaikan Masykur, petugas juga ditempatkan dibeberapa titik lainnya, seperti di ruas Jalan Hangtuah, Jalan Diponegoro, dan Jalan Patimura.
"Kita juga tempatkan petugas di Jalan Hangtuah, SD Teladan, SDN 36, ada SMPN 14. Kemudian ada juga di MTSN 1 Andalan, ada MAN 2 di Jalan Diponegoro-Patimura. Ada juga di SMPN 1, SMPN 5, SMAN 1, itu juga kita tempatkan personel disitu. Minimal kita tempatkan dua orang satu titik," ungkapnya.
Menurut Masykur, yang saat ini juga menjabat Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru, pemerintah kota melalui Dishub Pekanbaru juga memasang sejumlah rambu-rambu.
"Sekolah itu ada namanya Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Jadi disitu ada marka, ada rambu. Seperti ada larangan parkir, traffic light yang hanya menyala kuning saja, tanda hati-hati, itu paket kelengkapannya," jelas Masykur.
Kepada pengendara, Kadishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengimbau, agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraannya saat melintas di area sekolah.
"Yang namanya sekolah tentu banyak anak sekolah yang mungkin melintasi jalan. Ya, ini kita mintak (pengendara) untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraannya. Kita tidak ingin lagi mendengar atau mendapat informasi terjadi kecelakaan lalulintas di sekolah-sekolah yang ada di Kota Pekanbaru," tutupnya.(DL/02)