
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran lahan dan hutan. Foto: Istimewa
Detil.co,Pekanbaru - Walikota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho akhirnya resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan. Agung sudah menandatangani keputusan walikota terkait penetapan status tersebut.
Penetapan status ini mempertimbangkan kondisi cuaca yang memasuki kemarau El Nino. Ada rencana status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan di Kota Pekanbaru berlangsung hingga 30 November 2026 mendatang.
Apalagi cuaca panas yang melanda kota diprediksi mengalami puncaknya mulai Juni 2026 mendatang. Kebakaran lahan juga masih terjadi hingga bulan Mei ini.
"Kami sudah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran lahan dan hutan di Kota Pekanbaru," terang Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (26/5/2026).
Agung menilai penetapan status ini mempertimbangkan laporan kejadian Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. Kejadian kebakaran lahan di Kota Pekanbaru hampir 35 hektar.
Ada sekitar 61 kejadian kebakaran lahan selama hampir lima bulan ini. Total luas lahan terbakar sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 34,9 hektar.
Agung menambahkan bahwa BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru memperkirakan Kota Pekanbaru memasuki musim kemarau El Nino moderat-kuat. Puncaknya terjadi di bulan Juni hingga November 2026 mendatang.
Penetapan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan ini juga mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Riau tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan. Apalagi ada rekomendasi dalam Rapat Forkpimda Kota Pekanbaru pada pekan kemarin.
"Hasil rapat disepakati untuk merekomendasikan kepada Walikota Pekanbaru untuk menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan," ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino mengimbau warga agar jangan membakar sampah dan membuka lahan dengan cara membakar. Ia mengajak warga melaporkan ketika ada kebakaran lahan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.
"Bagi warga memperbanyak konsumsi air karena dampak El nino berupa kemarau panjang," ulasnya.***