
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat mengikuti lomba pungut sampah dengan 1.200 pelari di Pekanbaru Lestari Run, Minggu (12/6/2026) pagi. Foto: Istimewa
Detil.co,Pekanbaru - Pekanbaru Lestari Run yang dilaksanakan pada Minggu (12/6/2026) pagi dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Pekanbaru tahun 2026, sukses digelar.
Diikuti sebanyak 1.200 pelari, Pekanbaru Lestari Run dilepas secara langsung oleh Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar.
Berbeda dengan lomba lari pada umumnya, Pekanbaru Lestari Run tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tapi seluruh peserta diwajibkan membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang rute.
Rute Pekanbaru Lestari Run sendiri dimulai dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Jenderal Sudirman, kemudian berputar di kawasan depan Star City. Selanjutnya peserta bergerak ke Jalan Kartini, berputar arah di kawasan Tugu Bambu Kuning Jalan Diponegoro hingga menuju Bundaran Tugu Keris.
Dari lokasi tersebut, peserta berbelok ke kanan melalui Jalan Pattimura sebelum kembali ke Jalan Sudirman dan finis di Jalan Gajah Mada dengan total jarak tempuh sekitar 5 kilometer
Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar, Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tampak membawa kantong plastik dan memungut sampah di sepanjang lintasan.
Usai kegiatan, Agung menyampaikan bahwa Pekanbaru Lestari Run dirancang bukan sebagai ajang perlombaan semata, melainkan sebagai gerakan edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
"Pekanbaru Lestari Run ini tujuannya bukan untuk perlombaan semata, tetapi tujuannya adalah melakukan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat," ujarnya.
Dikatakan Agung, persoalan sampah saat ini merupakan tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Tapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga kebersihan kota dapat berjalan efektif.
"Kita sadar dan kita ketahui bahwa perang bersama hari ini adalah melawan sampah. Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan. Terutama kalau hanya pemerintah saja yang berperan, anggaran berapa pun tidak akan mungkin bisa menyelesaikan persoalan lingkungan di Kota Pekanbaru,” tegasnya.
Karena itu, keterlibatan 1.200 peserta dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penyebaran pesan positif kepada masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Oleh karena itu, hari ini dengan adanya 1.200 peserta lari yang terdaftar dalam Lestari Run ini harapannya adalah tentu mengedukasi seluruh masyarakat Pekanbaru,” ucapnya.
Agung, mengaku bersyukur karena selama kegiatan berlangsung para peserta justru kesulitan menemukan sampah di sejumlah ruas jalan yang dilalui. Kondisi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Alhamdulillah tadi kita berlari bersama, semuanya membawa kantong tempat pembuangan sampah. Berarti ada 1.200 kantong yang dibawa peserta. Kita ketahui tadi sangat susah mencari sampah," ungkapnya.
"Ini juga sudah kami koordinasikan dengan DLHK terkait pengangkutan sampah karena memang di jalur-jalur tertentu saat dibersihkan tadi hampir tidak ada sampah sama sekali,” ulas Agung.
Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Agung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak dan peserta yang telah sama-sama menyukseskan kegiatan Pekanbaru Lestari Run.
"Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pekanbaru di usia ke-242 tahun ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, semakin banyak rezekinya, panjang umur, sehat dan bahagia selalu,” tutupnya.***