
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan, program Zero Putus Sekolah yang telah mulai dilaksanakan sejak 2025 lalu harus tetap berjalan.
Detil.co,Pekanbaru - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan, program Zero Putus Sekolah yang telah mulai dilaksanakan sejak 2025 lalu harus tetap berjalan.
Sebab, Zero Putus Sekolah merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah yang tidak sekolah atau ijazahnya ditahan karena terkendala biaya.
Untuk itu, Agung memerintahkan kepada para camat dan lurah agar terus melakukan pendataan di lapangan.
"Sistemnya dicari. Camat bisa menggerakkan ibu-ibu kader PKK dan posyandu. Nanti dikumpulkan di kantor camat, baru diserahkan ke Dinas Pendidikan," ujarnya, Kamis (20/8/2026).
Disampaikan Agung, bagi anak yang sama sekali tidak sekolah karena orangtuanya tak memiliki kemampuan untuk menyekolahkan anaknya, nantinya anak bersangkutan akan dimasukkan ke sekolah dengan biaya ditanggung Pemko Pekanbaru.
Kemudian bagi anak yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan karena ijazahnya ditahan pihak sekolah akibat tunggakan biaya pendidikan, Pemko Pekanbaru akan hadir untuk melunasi.
Di samping itu, lanjut Agung, Pemko Pekanbaru juga akan berupaya mencari solusi guna membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu dan berprestasi yang tidak bisa mengikuti ujian karena terkendala biaya.
"Jadi kita tidak hanya bicara tentang infrastruktur saja, tapi pendidikan juga menjadi bagian yang paling utama," tutupnya.***