Kualitas Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Kembali Berlakukan Belajar Jarak Jauh Peserta Didik

Selasa, 15 September 2026

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.

Detil.co,Pekanbaru - Akibat kembali memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik mulai besok. 

Keputusan tersebut diambil setelah Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menggelar rapat bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta dokter spesialis paru di rumah dinas wali kota, Selasa (15/9/2026).

Usai rapat, Agung mengatakan, kondisi kualitas udara di Pekanbaru sudah berada pada kategori sangat tidak sehat saat ini. Berdasarkan data yang diterima pemerintah kota, indeks kualitas udara menunjukkan angka yang mengkhawatirkan.

"Hari ini, berdasarkan data BMKG itu 220 dan berdasarkan ISPU itu 243. Ini data jam dua siang, dalam kategori yang sangat tidak sehat atau berbahaya," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut serta belum adanya kepastian hujan dalam beberapa hari ke depan, Pemko Pekanbaru mengambil langkah untuk melindungi kesehatan anak-anak. .ulai besok, seluruh sekolah jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP diminta melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kami memutuskan kepada seluruh jajaran untuk menyampaikan agar mulai besok seluruh sekolah SD dan SMP, TK, dan tentunya PAUD melaksanakan pembelajaran jarak jauh selama dua sampai tiga hari ke depan," ucap Agung.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca. Jika hujan belum turun hingga 18 September, Pemko Pekanbaru akan memperpanjang pelaksanaan PJJ hingga Minggu.

"Kalau ini tidak turun juga hujan pada hari Jumat, kami langsung mengeluarkan surat edaran pembelajaran jarak jauh sampai hari Minggu," jelas Agung.

Diharapkan, hujan segera turun di wilayah Riau. Sehingga, kondisi udara dapat kembali membaik. 

"Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar hujan turun dan kabut asap segera berakhir," pinta Agung.***