Data Dinsos, Ratusan Warga Tidak Mampu di Pekanbaru Sudah Terima Bantuan
Detil.co,Pekanbaru - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 424 masyarakat tidak mampu. Ratusan masyarakat tak mampu tersebut telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Pekanbaru.
Ratusan masyarakat miskin di Kota Pekanbaru masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi dan Nasional (DTSEN). Sistem data satu pintu yang berkaitan dengan informasi lengkap tentang kondisi sosial dan ekonomi masyarakat diseluruh Indonesia.
"DTSEN, Data Tunggal Sosial Ekonomi dan Nasional. Dibangun dari tiga data, yang pertama data DTKS, kemudian Regsosek, Registrasi Sosial Ekonomi dan P3KE. Dia dibentuk dalam satu data, DTSEN," terang Plt Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Junaedy kepada Detil.co, Selasa (3/2/2026).
Junaedy menjelaskan, tidak semua masyarakat yang masuk dalam DTSEN berhak mendapatkan bantuan. Ada beberapa kategori masyarakat yang layak menerima bantuan, diantaranya kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Yakni mulai dari desil 1 hingga desil 5.
"Didalam DTSEN ada desil 1 sampai desil 10. Yang berhak menerima bantuan itu desil 1 sampai dengan desil 5. Untuk angka kemiskinan di Kota Pekanbaru, seperti yang kita berikan bantuan beberapa waktu lalu di komplek perkantoran MPP Jalan Jenderal Sudirman," kata Junaedy.
Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Tuah Madani ini mengatakan, angka kemiskinan selalu berubah.
"(Dibanding tahun lalu angka kemiskinan saat ini) Dia naik turun. Sebelumnya, seharusnya dia tidak dapat bantuan, ternyata saat ini harusnya dapat bantuan. Begitupun sebaliknya, mungkin dia sudah mapan ekonominya, dia berubah terus (angka kemiskinan) itu. Jadi masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan, tetapi tidak pernah mendapat bantuan, itulah di rubah data bansosnya, datang ke kelurahan atau datang ke Dinas Sosil," jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan uang tunai kepada ratusan keluarga yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem. Penyerahan bantuan yang dipusatkan di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (14/1/2026), dipimpin langsung oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Tercatat sebanyak 424 Kepala Keluarga (KK) sebagai penerima manfaat dalam program pengentasan kemiskinan tahun ini.
Setiap keluarga penerima manfaat menerima bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan. Pada tahap awal penyaluran, pemerintah memutuskan untuk mencairkan bantuan sekaligus untuk periode tiga bulan, sehingga setiap KK membawa pulang dana sebesar Rp900 ribu. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa dana tersebut diterima oleh masyarakat secara penuh tanpa ada pengurangan sedikit pun.
"Jadi hari ini bantuan diberikan sekaligus untuk tiga bulan, nilainya Rp900 ribu dan diterima utuh oleh masyarakat tanpa potongan pajak," ujar Agung di sela-sela penyerahan.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa sumber pendanaan program ini merupakan hasil kolaborasi fiskal antara pemerintah daerah. Program ini menggunakan skema anggaran kerja sama atau budget sharing yang melibatkan Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau.(DL/02)
Portal Berita Detil.co hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Selengkapnya


Tulis Komentar