Diumumkan di Hari Jadi Pekanbaru ke-242, LPS Terbaik Bakal Terima Hadiah Umroh dari Pemko
Detil.co,Pekanbaru - Penilaian terhadap Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tuntas. Tim dari DLHK Kota Pekanbaru diantaranya TP PKK dan Dharma Wanita Pekanbaru sudah turun kelapangan, dan melakukan penilaian terhadap 30 LPS yang ada dimasing-masing kelurahan.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Senin (15/6/2026) menyampaikan, penilaian yang dilakukan tidak hanya pada LPS saja, namun juga badan usaha, serta sekolah adiwiyata.
"Tim sudah turun ke masing-masing wilayah, ke 30 LPS tersebut. Tim dari DLHK, seperti PKK, dharma wanita. Penilaian bukan hanya LPS saja, ada badan usaha, kemudian ada sekolah Adiwiyata yang juga dilakukan penilaian," terang Reza kepada Detil.co.
"Sore hari ini kami akan melakukan rekap hasil dari tim saat turun tersebut. Dan nanti ketika sudah selesai rekapnya, disitu kita akan lihat nilai tertinggi siapa, dan itu nanti akan diumukan di hari jadi Kota Pekanbaru ke-242," sambung Reza.
Menurut Reza, hadiah berupa becak motor (bentor), serta hadiah utama berupa umroh, nantinya akan diserahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho kepada LPS terbaik.
"Untuk sekolah adiwiyata dengan badan usaha, ini akan dapat uang pembinaan sebagai penghargaan bagi mereka dari pemerintah kota," kata Reza.
Ada tiga kategori penilaian yang dilakukan terhadap 30 LPS. Seperti Kategori Kecil. Kategori ini menyasar lembaga yang melayani kurang dari 1.000 penduduk kelurahan.
Kemudian kategori sedang. Yakni menilai kinerja pelayanan untuk 1.000 hingga 3.000 warga. Dan kategori besar. Diperuntukkan bagi wilayah padat dengan cakupan lebih dari 3.000 penduduk.
Untuk penilaian terhadap 30 LPS, dari 83 LPS yang ada, sudah dilakukan terhitung pada 8 Juni hingga 18 Juni 2026.
Reza mengatakan, lomba pengelolaan sampah yang profesional oleh LPS dilaksanakan bertujuan memotong rantai distribusi pembuangan sampah, agar tidak seluruhnya dibuang dan menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"LPS ini harus melakukan pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah itu apa...? Dari rumah tangganya, dari masyarakat itu sudah mulai melakukan pemilhan sampah dan sampah yang dipisah dan dipilah itu diolah. Nah LPS la yang melakukan pengolahan itu, itu nilainya yang paling tinggi," jelas Reza.
Dalam pengelolaan sampah, Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra berharap ada terobosan baru yang dilakukan oleh LPS. Sehingga volume sampah yang ada berkurang.
"Ada yang uniknya, LPS ini sudah memilah sampah organik. Mereka menampung semua sampah organik, dan itu nanti akan dijual menghasilkan uang. Jadi keunikan atau terobosan-terobosan inilah yang kita harapakan dari masing-masing LPS ini, karena sejatinya LPS ini adalah lembaga pengelollaan sampah," ucapnya.(DL/03)
Portal Berita Detil.co hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Selengkapnya


Tulis Komentar