Polda Riau Amankan Wanita Pemasok Ekstasi Tempat Hiburan Malam

MJ berhasil ditangkap tim opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau di sebuah rumah makan kawasan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Foto: Ist

Detil.co,Pekanbaru - Seorang wanita pemasok pil ekstasi tempat hiburan malam D’Poin di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru berinisial MJ, diringkus Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau.

MJ yang telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), berhasil ditangkap tim opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau di sebuah rumah makan kawasan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yuda Prawira mengungkapkan, kasus ini bermula dari penangkapan seorang kurir berinisial ARH pada 9 Mei 2025 lalu. Dari tangan ARH, petugas mengamankan 1.005 butir pil ekstasi sebagai barang bukti.

“Hasil pemeriksaan terhadap ARH menunjukkan bahwa narkoba tersebut merupakan pesanan MJ, yang kemudian akan dikirimkan ke D’Poin Pekanbaru,” ujar Kombes Putu, Kamis (4/9/2025).

Setelah melakukan penyelidikan mendalam, polisi akhirnya menemukan keberadaan MJ di Kota Padang. Tim yang dipimpin Kompol Jacub Nursagli Kamaru langsung bergerak dan berhasil meringkus MJ bersama suaminya di sebuah rumah makan.

Dari hasil interogasi, MJ mengakui bahwa ia memerintahkan ARH mengantarkan ribuan ekstasi tersebut ke tempat hiburan malam dengan imbalan Rp1 juta. Narkoba itu merupakan pesanan seorang pria berinisial H, yang bekerja di lokasi hiburan tersebut.

Tak berhenti di situ, tim Ditresnarkoba langsung melakukan pengembangan di Pekanbaru. Polisi berhasil menangkap H di kediamannya. Dari tangan H, petugas kembali menyita barang bukti berupa 125 ampul cairan diduga ketamin, satu timbangan digital, dan sebuah ponsel.

“Ketiganya, yaitu MJ, suaminya, dan H, berikut seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolda Riau untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah Kombes Putu.

Dalam pemeriksaan awal, H mengaku baru pertama kali memesan ekstasi dari MJ. Meski begitu, polisi masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan narkoba yang lebih luas.(sony)


[Ikuti Detil.co Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar