Satpol PP Pekanbaru Gencarkan Razia Warung Remang-remang Tekan Kasus HIV-AIDS
Detil.co,Pekanbaru - Data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, terhitung Januari hingga Juni 2025, sebanyak 264 kasus HIV dan 56 kasus AIDS di Kota Pekanbaru.
Untuk menekan penyebaran penyakit menular ini, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru akan menggencarkan razia warung remang-remang, dan berbagai tempat lainnya yang disinyalir menjadi sarang penyakit masyarakat (pekat).
Hal ini disampaikan Kasat Pol PP Kota Pekanbaru, Yuliarso kepada sejumlah media pada Kamis (28/8/2025).
"Terkait pekat ini, ada warung remang-remang. Ini dampaknya juga luar biasa. Pertama, terkait penyebaran HIV-AIDS, dimana dari data Dinas Kesehatan itu sangat memperihatinkan dan ini menyangkut penyebaran penyakit menular," ungkap Kamis siang.
Selain menekan penyebaran penyakit HIV-AIDS, dikatakan Yuliarso, operasi keberbagai tempat yang disinyalir menjadi sarang pekat juga bertujuan meminimalisir penyalahgunaan narkoba.
"Jadi ini akan kita lakukan tindakan preventif maupun persuasif. Tentunya ini semua juga harus didukung stakeholder secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.
Yuliarso juga berharap dukungan semua pihak untuk mewujudkan Pekanbaru maju berbudaya dan sejahtera, sesuai visi misi Walikota Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar.
Dirinya memastikan kepada masyarakat Kota Pekanbaru, bahwa Satpol PP hadir dalam rangka menegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, serta mewujudkan trantibum yang kondusif.
Untuk itu dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Yuliarso mengingatkan kepada seluruh anggotanya supaya bersikap humanis saat melakukan penertiban.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru ini turut mewanti-wanti bawahannya agar tidak terlibat praktik pungutan liar atau pungli.
"Terkait pungli, ini sudah kita sampaikan juga kepada seluruh anggota bahwa ini sudah garis merah dari bapak walikota untuk ditindaklanjuti sampai bawah," pungkasnya.(DL/*)
Portal Berita Detil.co hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Selengkapnya


Tulis Komentar