Juli 2026 Inflasi Pekanbaru 4,3 Persen, BBM Penyumbang Terbesar

Staf Ahli Walikota Pekanbaru Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Abdul Jamal.

Detil.co,Pekanbaru - Kota Pekanbaru, Riau, di Juli 2026 ini mengalami inflasi 4,3 persen. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi menjadi penyumbang inflasi terbesar.

"Untuk inflasi Pekanbaru, memang sekarang tinggi berada di 4,3 persen. Tapi dibanding beberapa daerah yang ada di Riau, kita masih bagus. Penyumbang terbesar inflasi minggu ini yaitu bahan bakar minyak," ungkap Staf Ahli Walikota Pekanbaru Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Abdul Jamal, Selasa (14/7/2026).

Ia menyampaikan, untuk inflasi yang diakibatkan kenaikan harga BBM ini tidak bisa diintervensi pemerintah daerah. Sebab untuk mengubah harga, kuota maupun penetapan jenis BBM merupakan kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero).

"Jadi, ini tidak bisa kita intervensi," tegas Jamal.

Dijelaskannya, kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut berdampak terhadap tarif angkutan dan mulai mempengaruhi harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai dan bawang merah. 

"Tapi kenaikannya (harga cabai dan bawang merah) tidak terlalu tinggi, hanya 0,0 sekian persen. Ini karena terjadi kenaikan (tarif) di pengangkutan," ujarnya.

Namun demikian, terang Jamal, ada juga beberapa komoditas lainnya seperti bawang putih, daging ayam dan telur yang mengalami penurunan harga atau deflasi.

"Yang turun (harga) minggu ini, itu daging ayam dan telur. Untuk bawang putih juga sudah terjadi penurunan harga. Ini yang penyumbang deflasi," tutupnya.***


[Ikuti Detil.co Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar