Modus Bantuan Rumah Ibadah, Pelaku Catut Nama Sekda Pekanbaru

Foto: Ist

Detil.co,Pekanbaru - Kasus penipuan mengatasnamakan pejabat dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali terjadi. Kali ini oknum tidak bertanggungjawab mencatut nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, dengan modus akan menyalurkan bantuan ke rumah ibadah.

Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution kepada media, Senin (4/9/2023) mengungkapkan, dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

"Orang tidak bertanggungjawab ini menyasar Masjid Al-Ikhsan di Jalan Yos Sudarso KM 19, Rumbai. Dalam pesan WhatsApp, pelaku mengatasnamakan saya selaku Sekda dari Wali Kota Muflihun S.STP M.AP, beserta dengan Ketua MUI Prof DR KH  Ilyas Husti MA. Saya sampaikan dan tegaskan, itu bukan saya. Nama saya sudah dicatut," ujar Indra Pomi Nasution menegaskan.

Dalam pesan yang disampaikan, pelaku yang mengaku sebagai Sekda Kota Pekanbaru menyampaikan kepada pengurus masjid, dirinya mendapatkan amanah dari Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun S.STP M.AP untuk memberikan sebagian rezekinya kebebera tempat ibadah, khususnya masjid dan mushalla yang sudah terdaftar di Bimas Islam Kemenag Kota Pekanbaru.

Bantuan dalam rangka merenovasi dan membangun tempat ibadah dan juga berdonasi keseluruh yayasan yang ada di kota Pekanbaru.

"Si penipu juga meminta pengurus masjid untuk mengirimkan foto masjid atau mushalla. Alasan pelaku sebagai dokumentasi nya untuk disampaikan kepada Walikota Pekanbaru bapak Muflihun S.STP M.AP. Modus pelaku ini mengedit bukti transfer dan meminta pengurus masjid untuk mentransfer ulang dengan nominal Rp 10 juta atau lebih kerekening pelaku," ungkap Indra Pomi Nasution.(Detil.co/02)


[Ikuti Detil.co Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar